Kategori
Manfaat

Susu Kambing Etawa Untuk Balita. Kualitas 1

81 / 100
Susu kambing Etawa untuk balita ?  Kenapa tidak ? ini alasannya
bayi sehatSeperti apa yang pernah kita ketahui, bahwa balita membutuhkan banyak nutrisi untuk perkembangannya. Paling tidak dari umur 1 sampai dengan 6 bulan. Seluruh dokter dan ahli gizi sedunia menyarankan untuk memberikan ASI kepada sang balita. Bahkan Rosululloh SAW menyarankan kepada kaum muslimah untuk menyusui bayi-bayinya sampai dengan 2 tahun. Hal tersebut bukan tanpa alasan, akan tetapi survai membuktikan bahwa susu ASI adalah susu yang paling baik untuk sang bayi.
ASI selain mengandung nutrisi yang banyak, juga mengandung senyawa yang mampu mencegah segala penyakit ( Imun ) bagi sang bayi. Karena bayi berumur kurang dari 6 bulan sangat rawan terhadap virus, bakteri ataupun alergi.
Alasan memberikan Susu Kambing kepada Bayi
Namun demikian, di era emansipasi wanita pada zaman sekarang ini, menyusui bayi menjadi kendala bagi wanita yang sedang bekerja. Mereka tidak bisa terus menerus menyusui bayinya karena harus bekerja mencukupi kebutuhan rumah tangga. Jadi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi sang bayi, wanita memberikan bayi-bayi mereka susu formula yang terbuat dari susu sapi.
Kami sarankan kepada ibu-ibu sekalian untuk tidak memberikan susu sapi kepada sang bayi. Dikarenakan susu sapi seratnya sangat besar dan tebal. sehingga usus sang bayi dipaksa untuk mencerna serat yang tebal tersebut. Pada kondisi tertentu sang bayi bisa mengalami diare, kentut yang berlebihan sampai dengan kembung. Selain itu, susu sapi dapat menyebabkan berbagai macam alergi. Antara lain kulit bayi menjadi kemerah merahan, mengi, sampai dengan bersin-bersin.
Dalam kondisi bayi seperti itu, janganlah ambil resiko. Segera hentikan susu formulanya. kami sarankan untuk menggantinya dengan susu kambing etawa. Mengapa susu kambing etawa ? berikut alasan-alasannya
  1. Susu kambing etawa seratnya kecil dan tipis, sehingga alat pencernakan bayipun mampu untuk mengurainya, sehingga tidak menimbulkan diare.
  2. Kandungan lemak pada susu kambing etawa mudah dicerna. tidak seperti pada susu sapi yang mana akan bergerombol bersama-sama di dalam saluran pencernakan
  3. Susu kambing etawa tidak menyebabkan alergi. Bahkan berdasarkan penelitian, susu kambing mengandung senyawa untuk mencegah alergi. senyawa tersebut diberi nama Lactoglobulin
  4. Susu kambing etawa sangat baik pertumbuhan sel otak dan system saraf. Sehingga hal ini sangat baik untuk bayi ataupun anak-anak untuk perkembangan kecerdasannya. Hal ini berdasarkan penelitian berbagai disiplin ilmu bahwa susu kambing banyak mengandung senyawa yang dinamakan Riboflavin atau nama lainnya adalah Vitamin B2 dan B3.
Itulah ibu-ibu yang kami hormati, semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat bagi anda. Dan kiranya ibu memilih susu kambing etawa sebagai tambahan formula bagi buah hati. Berikanlah yang terbaik untuk anak-anak kita. Karena Anak adalah Aset Kita.

Baca juga
Susu kambing etawa untuk lansia

susu kambing untuk lansia

Setiap anak Adam mau tidak mau akan memasuki masa lansia atau lanjut usia. Dan permasalahan kesehatan pun akan muncul satu demi satu. Kita tidak bisa menolak apa yang akan terjadi. Akan tetapi alangkah baiknya kita mempersiapkan diri menghadapi masa lansia yang penuh dengan gangguan-gangguan kesehatan. Sebelum kita memasuki masa lansia, kita akan menghadapi masa peralihan dari dewasa ke lansia. Masa peralihan ini berkisar antara 50 sampai dengan 60 tahun.
Jika laki-laki ditandai dengan tidak produktifnya dalam bekerja. kekuatan fisik sudah sangat berkurang. Sedangkan pada wanita biasanya ditandai dengan mulainya masa monopouse ( berhentinya datang bulan ). Nah, Berikut ini kami sampaikan tanda-tanda gangguan-gangguan kesehatan yang mungkin akan terjadi pada diri kita ketika kita memasuki masa peralihan ini. tanda-tanda gangguan tersebut antara lain :
  1. Menurunnya stamina tubuh pada aktifitas sehari-hari dengan drastis
  2. Mulai mudah capek, badan pegal-pegal tanpa melakukan aktifitas yang berat
  3. Genggaman tangan jika mengepal sudah tidak kuat lagi
  4. Tangan sering kesemutan
  5. Tekanan darah tidak stabil
  6. Persendian terasa nyeri

Dan masih banyak lagi tanda-tanda gangguan kesehatan yang lain. Tanda-tanda tersebut sering disebut dengan penyakit degeneratif. Yang jika dibiarkan mungkin akan berakibat fatal, seperti gagal ginjal, asam urat, pengeroposan tulang, liver, stroke, diabetes melitus, stroke, kolesterol, jantung koroner, kardiovaskular, obesitas, dislipidemia dan lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *